Persediaan Minyak Bumi Beberapa Tahun Kedepan Akan Segera Habis, Mengertilah?
Sedikit meluangkan
waktu untuk mencari informasi tentang minyak bumi yang semakin menipis. unkan Ketergantungan
dewasa ini oleh orang-orang modern yang semakin banyk mengunakan alat
transportasi yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM). Tapi dari sekian yang
menggunakan BBM tersebut banyak kurang mengtahui asal usul minyak bumi yng
dapat habis beberapa tahun kedepan dan tidak dapat diperbaharui. Sehingga penggunaan secara berlebihan
sangat menjadi sebuah kebiasaa yang tidak baik. Padahal pengunaa minyak bumi
yang berlebihan sangatlah menggangu ekositem hutan atau kelangsungan hidupmanusia dibumi. Dan selanjutnya Pemanasan Global akan semakin meningkat.
Cadangan minyak bumi di
Indonesia sudah mulai menipis, yang kini diperkirakan hanya tersedia
untuk jangka waktu sekitar 15 tahun. Hitungan tersebut dengan asumsi tingkat
konsumsi tinggi seperti sekarang, yang berada pada kisaran tingkat pertumbuhan
konsumsi 5-6 persen setahun. Menurut informasi dari US Geological Survey Oil
and Gas Journal, 1995 – 2000, melaporkan Amerika
Serikat yang hanya bisa memproduksi dan menikmati minyak
bumi kurang dari 1 dekade, termasuk Kanada, Inggris, Norwegia, Mesir,
Argentina, Australia, dan Ekuador.
Dalam kelompok ini
menurut US Geological Survey Oil and Gas Journal, termasuk Indonesia. Sumber
yang sama juga memperkirakan Negara-negaraseperti China, Negeria, Aljazair,
Malaysia, Kolombia, Oman, India, Qatar, Angola, Rumania, Yaman, dan Brunei,
masih bisa menikmati enegi fosil ini dalam 50 tahun mendatag. Disamping itu
dilaporkan juga Negara-negara yang produksi minyak buminya bisa berkelanjutan
sampai 100 tahun seperti :
Saudi Arabia, Rusia, Meksiko, Libya, Brazil, Azerbeijan, dan Trinidad, Iran dan Venezuela. Dan ternyata ada beberapa Negara yang bisa berpesta pora melanjutkan produksi minyaknya untuk masa lebih dari 100 tahun kedepan seperti Irak, Emirat Arab, Kuwait, Kazakhstan, Turkmenistan, Tunisia, dan Uzbekistan.
Saudi Arabia, Rusia, Meksiko, Libya, Brazil, Azerbeijan, dan Trinidad, Iran dan Venezuela. Dan ternyata ada beberapa Negara yang bisa berpesta pora melanjutkan produksi minyaknya untuk masa lebih dari 100 tahun kedepan seperti Irak, Emirat Arab, Kuwait, Kazakhstan, Turkmenistan, Tunisia, dan Uzbekistan.
Jadi dari informasi tersebut
apa yng kan kita lakukan bila minyk bumi ini telah habis. Dan bagaimna
kelangsungan hidup manusia dibumi ini tanpa ada sumber minyak bumi.?
Untuk itu perlunya
kesadaran bagi manusia terutama bangsa indoesia tentang fakta tersebut:
1. perlunya
pembatasan penggunaan bahan bakar minyak untuk setiap kendaraan umum maupun
milik pemerintah, harus ada pembagian antara BMM subsidi dan non-subsidi yang tidak pandang
bulu.
2. Pembatasan
impor kendaran bermotor masuk ke indonesia yang berbahan bakar minyak (BBM).
3. Canangkan
untuk setiap lini masyarakat terutama perkotaan, ibu kota setiap daerah tidak memakai
kendaraan pribadi berbahan bakar minyak (subsidi) pada setiap hari, masyarakat
hanya diperbolehkan memakai kendaran pribadi pada weekend (akhir pekan). Pada tahap
ketiga ini kondisi udara akan semakin membaik dan mengurangi polusi udara yang
semakin memburuk.
4. Biasakan
menggunkan sepeda atau jalan kaki untuk berpergian pada jarak dekat (back to nature).
5. Tidak
membedakan dari semua lini penduduk indonesia dari kalangan bawah, menengah,
dan atas dalam penggunaan kendaraan (point 3). Jadi point ketiga dalam aplikasi
selain weekend semua penduduk meggunkaan kendaran pemerintah atau kendaran umum
maka akan terjalin sebuah silahturami antara pemimpin dan rakyat.
Dari
semua uraian trsebut bila semua penduduk indonesia sadar akan itu semua dan
pemerintah dapat membuat undang-undang untuk hal tersebut tanpa keegoisan
beberapa pihak pemerintah. Semoga kita menyadari hal tersebut sejak dini, dan
terciptalah bumi ini tetap hijau yang ada sejak nenek moyang ini dapat terus
kita wariskan ke pada anak cucu kita kelak. Dan dapat menikmati dengan harmonisdan berdampingan.
Salam
Art Is Green
Kalau
bukan kita siapa lagi
Kalau
tidak dari sekarang kapan lagi
Go
green untuk bumi kita
Posting Komentar